PERSEPSI DAN
ATENSI
De Vito
(1997:75), persepsi
adalah proses ketika kita menjadi sadar akan banyaknya stimulus yang
mempengaruhi indera kita
Gulo
(1982:207) mendefinisikan
persepsi sebagai proses seseorang menjadi sadar akan segala sesuatu dalam
lingkungannya melalui indera-indera yang dimilikinya.
Faktor-faktor
yang mempengaruhi persepsi
1. Faktor Internal
2. Faktor Eksternal
Contoh-Contoh
Persepsi Gambar-gambar yang terlihat bergerak]
1.
Persepsi gambar
seperti bergerak itu terjadi karena kita melihat sesuatu itu cenderung secara
terorganisasi, berdasarkan Hukum Gestalt :
1.
Kedekatan :
Sesuatu yang cenderung berdekatan dan muncul dalam waktu bersamaan dianggap
satu kesatuan
2.
Kesamaan :
Sesuatu yang sama dianggap satu kesatuan
3.
Ketertutupan
: Sesuatu yang cenderung
menutup disebut satu kesatuan
ATENSI
William James
“pemusatan
pikiran, dalam bentuk yang jernih dan gamblang, terhadap sejumlah objek
stimulan atau sekelompok pikiran”
Macam-Macam Atensi
5 Isu Terkait
Atensi :
.1. Kapasitas
pemprosesan & selektivitas, memperhati-kan sejumlah stimuli eksternal dari dunia eksternal,alih-alih
seluruh stimuli yang ada.
2. Kendali, kendali pilihan stimuli untuk
diperhatikan.
3. Pemprosesan
otomatis, proses rutin yg
amat familiar sehingga hanya memerlukan sedikit atensi sadar.
•
Tiga karakteristik pemprosesan otomatis (Posner
&Snyder):
a. Pemprosesan
otomatis terjadi tanpa ada niat sadar
b. Pemprosesan
otomatis tersembunyi dari kesadaran
c. Pemprosesan
otomatis menggunakan hanya sedikit(atau tidak sama sekali) sumber
daya sadar
4. Neurosains
kognitif, otak &
sistem saraf pusat adalah pendukung anatomis bagi atensi.
5. Kesadaran, atensi membawa peristiwa-peristiwa kealam
kesadaran
Model – Model
Atensi Selektif
- Model Penyaringan : Broadbent
berhubungan dengan teori saluran
tunggal → pemrosesan informasi dibatasi oleh kapasitas saluran yang tersedia.
• Tidak mengizinkan
informasi yang diabaikan
Saraf yang menerima pesan :
1. serabut saraf yang distimulasi,
atau
2. jumlah impuls saraf yang di
hasilkan
2. . Model
Atenuasi: Treisman
Informasi yang diabaikan sebagai
sinyal yang lemah, dapat menembus “ kamus” perseptual bila sinyal tersebut
sinyal yang penting.
Penyaringan informasi menggunakan atenuator
Ø
Atenuator mengurangi gangguan dari objek yang
jauh, dan menjaga sinyal-ke-gangguan yang tepat.
Ø
Atenuator hanya memilih sinyal berdasarkan
karakter fisik umum seperti lokasi atau kualitas suara



Tidak ada komentar:
Posting Komentar